Pertamina EP Lirik Gandeng Mabes TNI Bangun Benteng Karhutla Desa
15 September 2026
NATUNA, (SULUHONLINE.ID) - Selain sejumlah keputusan untuk memperkuat pondasi organisasi, Rapat Pimpinan Nasional Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) yang digelar di Batam, Jumat lalu (18/3/2022), juga menghasilkan rumusan sikap yang mengaitkan peran pers nasional dalam merawat kawasan perbatasan Indonesia.
Sikap tersebut dituangkan dalam naskah Deklarasi Natuna yang dibacakan Ketua Umum JMSI Teguh Santosa di Geopark Information Center (GIC) Natuna, Kepri, Selasa,22 Maret2022.
Ketika membacakan Deklarasi Natuna, Teguh Santosa didampingi Gubernur Kepri Ansar Ahmad dan unsur pimpinan Kabupaten Natuna, serta dua fungsionaris Pengurus Pusat JMSI, Ramon Damora dan Faisal Mahrawa.
Deklarasi diawali dengan deskripsi Indonesia sebagai negara maritim yang berada di titik strategis percaturan dunia serta posisi Kepulauan Natuna dan Kepulauan Riau di perbatasan yang digambarkan sebagai pintu gerbang Nusantara, serta karenanya harus dijaga dan dirawat dengan sebaik-baiknya.
Teguh Santosa yang mengenakan tanjak Nakhoda Trong yang diberikan Perhimpunan Melayu Raya juga mengatakan, sejarah negeri-negeri di kepulauan ini adalah sejarah kejayaan dan masa keemasan Nusantara di masa lalu.
Dia mengajak seluruh anak bangsa mempertegas kembali itikad dan tekad untuk secara bersama-sama memperjuangkan wilayah perbatasan dengan cara mengoptimalkan
semua potensi yang ada, sumber daya manusia dan sumber daya alam.
Terkait dengan hakikat pers, Teguh Santosa mengatakan, pers adalah suluh atau penerang perjalanan umat manusia dalam membangun peradaban.
"Masyarakat pers nasional memiliki tanggung jawab yang besar dan peran yang sangat penting dalam menjaga kedaulatan dan merawat perbatasan," sambungnya.
Pada bagian akhir, Teguh Santosa mengaitkan semangat pendirian JMSI dengan semangat deklarasi Perdana Menteri Djuanda Kartawidjaja yang disampaikan pada Desember 1957. Doktrin Djuanda tersebut menegaskan Laut Nusantara sebagai laut yang mempemersatukan seluruh wilayah
Nusantara termasuk belasan ribu pulau di dalamnya.
"JMSI bertekad untuk menjadi faktor yang memperkokoh kedaulatan, persatuan dan kesatuan bangsa dan negara Indonesia dengan menghasilkan karya yang profesional, mengikuti kaidah dan etika jurnalistik," tutup Deklarasi Natuna.
Saat mengawali pembacaan Deklarasi Natuna, Teguh menjelaskan bahwa deklarasi ini disemangati oleh pokok-pokok pikiran pengurus JMSI di seluruh Indonesia yang menghadiri Rapimnas.
Juga, ikut disemangati oleh pokok pikiran yang disampaikan Gubernur Kepri Ansar Ahmad saat membuka Rapimnas. Dalam sambutannya itu, Gubernur Ansar Ahmad antara lain mengatakan, media siber yang memanfaatkan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi relatif lebih bisa diterima masyakarakat di wilayah kepulauan.***SO£.2/Rilis
RENGAT BARAT (SULUHONLINE.ID) - Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu ber
RENGAT BARAT (SULUHONLINE.ID) - Bertempat di Kantor Pertanah
RENGAT (SULUHONLINE)– Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Desa Pasir Sialang Jaya,
RENGAT (SULUHONLINE)— Kolaborasi antara perusahaan perkebunan kelapa sawit PT Tunggal Per
RENGAT (SULUHONLINE)- Kabut asap yang melanda wilayah Inhu saat ini membuat berbagai pihak kawati
RENGAT (SULUHONLINE)- Kabut asap yang melanda wilayah Inhu saat ini membuat berbagai pihak kawati